Perbedaan Penjualan dan Pemasaran, Wajib Kamu Tahu

Tulisan kali ini Om Baldan akan membahas topik mengenai apa sih perbedaan penjualan dan pemasaran? Karena, banyak yang sebenarnya nggak benar-benar tahu apa sih beda dari keduanya, bahkan ada yang bilang itu sebenarnya sama saja.

Nah, pertanyaannya adalah kenapa itu penting, Kenapa kita mesti tahu perbedaan antara penjualan dan pemasaran?

Alasan yang pertama dan utama menurut saya adalah ketika kita tidak tahu perbedaan antara penjualan dan pemasaran, maka yang seharusnya kita melakukan kegiatan marketing kita akan jadinya melakukan kegiatan sales.

Sebaliknya, ketika kita seharusnya berjualan atau menawarkan solusi yang kita miliki kita justru cenderung untuk melakukan promosi atau kegiatan marketing. Makanya kita perlu tahu perbedaan keduanya.

Nah, umumnya orang-orang berpikir bahwa pemasaran itu adalah promosi, marketing itu adalah bagian yang tukang habisin duit, sedangkan sales ini adalah yang berjualan atau sales ini yang tukang cari duitnya.

Akan tetapi di lain sisi, ada juga industri industri atau orang-orang yang beranggapan bahwa antara sales dan marketing itu sama saja kegiatannya.

Contohnya; industri otomotif ketika kita tukaran kartu nama, dia sering mengatakan “saya adalah marketingnya sebuah brand mobil A”.

Pernah ketemu kan dengan yang seperti itu?

Padahal sebenarnya kegiatan yang dia lakukan adalah berjualan yaitu Selling. Sama halnya dengan agen properti juga cenderung untuk melakukan hal seperti itu, menyamakan antara sales dan marketing, padahal ada perbedaan yang signifikan antara kegiatan penjualan dan pemasaran.

Perbedaan Antara Penjualan dan Pemasaran

Marketing itu adalah semua kegiatan, semua tindakan untuk memberitahukan kepada audiens kita, calon klien bahwa solusi apa yang kita punya solusi apa yang kita bisa lakukan.

Sedangkan Sales adalah orang-orang yang mencoba melihat antara problem yang dihadapi oleh user dan solusi yang kita punya itu bisa Match, ada titik temu, sehingga terjadilah transaksi jual beli atau terjadilah kontribusi di mana kita berkontribusi terhadap problem orang tersebut, memberinya solusi sehingga mereka memberikan kita justifikasi.

Justifikasinya ada dua, secara material dan justifikasi secara moral yaitu Referal, ketika mereka bicara hal yang positif terhadap brand yang kita miliki.

Berikut ini ada 3 poin yang membedakan antara sales dan marketing:

1. Ranah Kerja

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran

Sales harus menjual produk dan harus tahu produk knowledge-nya. Sales adalah ujung tombak perusahaan. Sumber uang perusahaan ada pada sales ini.

Perusahaan yang research and development-nya bagus dan manajerial efisien, tapi kalau nggak bisa jualan, ya dapat dipastikan 100% bangkrut.

Berbeda dengan perusahaan yang minim riset, manajerial seadanya, tapi punya penjualan yang bagus pasti perusahaan itu akan bertahan dan tetap bertumbuh.

Sedangkan, Marketing ini lingkup kerjanya lebih luas. Tugas tim sales cenderung bersifat jangka pendek sementara tim marketing cenderung lebih jangka panjang.

Sebab tim pemasaran harus menjaga dan membina hubungan yang harmonis dengan para klien/customer hingga vendor yang terkait.

Lingkup kegiatan marketing termasuk market research, public relations, dan customer satisfaction. Sementara, ranah kerja tim sales adalah meyakinkan (calon) customer untuk terus merasakan kebutuhan akan produk yang kita jual.

2. Aktivitas Kerja dan Goal

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran

Target juga menjadi salah satu poin perbedaan penjualan dan pemasaran. Beberapa contoh sederhana yang membedakan keduanya yaitu saat melakukan aktivitasnya.

Misalnya dalam sebuah startup, tim sales-lah yang akan berinteraksi langsung dengan calon klien hingga menemukan Deal atau hingga terjadi transaksi, yang mana sebelumnya tim Marketing sudah memastikan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan sudah terjamin kualitasnya.

Perbedaan penjualan dan pemasaran ini menuntut tipe orang yang berbeda pula. Dengan aktivitas pemasaran yang sebagian ada di belakang layar, mereka yang suka menganalisa cukup tepat di bidang ini.

Sementara, bagi mereka yang suka berinteraksi langsung dengan customer, maka menjadi tim sales akan semakin mengasah potensi yang dimilikinya.

3. Prioritas dan Fungsi

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran

Perbedaan penjualan dan pemasaran berikutnya bisa dilihat dari prioritas dan fungsi kerja kedua bidang ini. Dalam hal prioritas kerja, perbedaan keduanya terletak pada target kegiatan.

Yang menjadi Prioritas dari tim pemasaran adalah menjangkau customer, dan membangun relasi yang baik dengan para Audiens hingga bisa menjadi pelanggan yang loyal.

Sedangkan tim Sales berfungsi dalam mengakomodir dan menarget pelanggan sambil membantu memenuhi kebutuhan mereka dengan produk yang ditawarkan.

Persamaan Sales dan Marketing

persamaan Penjualan dan Pemasaran

Walaupun Marketing dan Sales merupakakan dua kegiatan yang berbeda, namun sebenarnya ada satu kesamaan yaitu funnelnya sama. Walaupun marketing punya funnelnya sendiri, sales juga punya funnelnya, sendiri tapi ini adalah 1 Funnel, atau satu kesatuan Funnel.

Jadi dari Awarness sampai akhirnya orang Convert, lalu akhirnya mereka balik lagi, hingga mereka menjadi user advocate-nya kita. Sebenarnya ini berada dalam satu funnel.

Tapi secara garis besar saya akan bagi Funnel itu ke dalam tiga bagian, yaitu:

  1. Top of Funnel, kita singkat sebagai TOFU
  2. Middle of Funnel, (MOFU), dan
  3. Bottom of Funnel (BOFU)

Kalau dulu kegiatan marketing tradisional hanya sampai pada Top of Funnel, dan dari middle of Funnel hingga Bottom of Funnel itu adalah kegiatannya Sales.

Makanya tidak heran jika dari generasi yang sebelumnya mengatakan bahwa Marketing adalah tindakan menghabiskan uang, karena KPI-nya adalah Awarness. Karena tadi adanya di TOFU, di mana di Funnel tersebut Goalnya adalah awarness, yaitu bagaimana brand kita diketahui seluas-luasnya.

Sedangkan di dalam Aktivitas marketing modern saat ini atau yang biasa kita sebut dengan Digital marketing, maka Funneling dari TOFU, MOFU bahkan BOFU itu bisa solid di ranah marketing.

Maka tidak heran jika perusahaan intercomm bisa mengklaim bahwa Revenue yang mereka dapatkan tanpa orang sales sama sekali, karena yang dilakukan adalah marketing (Inbound-outbound marketing). Jadi kegiatan dari Tofu hingga Bofu itu selesai di area marketing.

Saat ini juga ada yang namanya CRM marketing, di mana para marketing ini bertanggung jawab juga terhadap performa penjualan yang kalau dulu orang tahunya itu adalah kegiatan Sales.

Ini sebenarnya perbedaan signifikan antara konvensional marketing dan Digital marketing atau modern marketing. Nah terus apa perannya sales saat ini?

Peran sales adalah ketika bertemu dengan customer-customer Hi-Touch. Hi-Touch itu adalah audiens yang perlu integrasi lebih dalam misalnya atau perlu spesifik mengenai problem yang mereka hadapi sehingga di sana perlu adanya orang untuk melakukan integrasi lebih lanjut.

Lalu bagaimana saat ini antara marketing dan sales bisa bekerja sama dengan baik, yaitu di hybrid. Bahwa saat ini setiap orang marketing karena KPI-nya pasti Angka, jadi mereka perlu untuk berpikir dengan cara bagaimana seorang sales berpikir.

Demikian juga saat ini seorang sales harus tahu teknik-teknik yang dilakukan dalam kegiatan marketing, seperti Lead Generating atau bagaimana sih cara mengumpulkan List Klien tanpa membeli database, tapi benar-benar yang mereka bisa dapatkan dari kegiatan-kegiatan marketing.

Baca Juga:

Kesimpulan

Jadi pada akhirnya kegiatan marketing yang tidak memiliki KPI itu adalah kegiatan marketing yang sia-sia, demikian juga ketika kita melakukan kegiatan sales tanpa mengindahkan solusi apa yang kita bawa untuk audiens tentu juga itu akan menjadi sia-sia.

Jadi Tips dari saya adalah gabungkan Hybrid tim marketing dan sales kamu dalam satu Tools.

Semoga Bermanfaat

Om Baldanhttps://ombaldan.id
Halo, Saya Om Baldan. Saya seorang Ayah dari 3 Anak dan Suami dari Seorang Istri yang Penuh Cinta. Profesi saya sebagai Fulltime Internet Marketer dan Onlinepreneur yang juga masih terus belajar.

Tulisan Terbaru

7 Cara Membangun Bisnis Online dari Nol untuk Pemula, Lengkap Ebook PDF

Salah satu peluang bisnis yang menjanjikan untuk kamu tekuni adalah bisnis online. Apalagi di era digital ini serta dengan semakin meningkatnya pengguna...

Bisnis Multi Level Marketing, Pantaskah Ditekuni?

Kalau boleh jujur, saya juga sebenarnya pernah menekuni bisnis Multi Level Marketing mulai dari sejak masih kuliah hingga setelah menikah dan dari...

Pentingnya Website untuk Bisnis Kamu, Ini 9 Alasannya!

Saat ini website sudah merupakan konsumsi publik tiap hari untuk berbagai macam keperluan dengan semakin meluasnya pengguna internet di Indonesia. Kamu selaku...

Perbedaan Penjualan dan Pemasaran, Wajib Kamu Tahu

Tulisan kali ini Om Baldan akan membahas topik mengenai apa sih perbedaan penjualan dan pemasaran? Karena, banyak yang sebenarnya nggak benar-benar tahu...

Macam-macam Hosting, dari Gratis Hingga yang Bayar

Bagi kamu yang punya usaha jasa pembuatan website, web design seperti saya ataupun yang sedang dan sudah pernah belajar mengenai jaringan pasti...

18 Cara Meningkatkan Penjualan Online, Mudah Kamu Lakukan

Memperoleh Omset dan keuntungan yang besar adalah impian setiap pelaku bisnis, baik bisnis skala kecil ataupun besar. Agar bisa memenuhinya, maka dituntut...

7 Cara Membangun Tim Kerja yang Baik untuk Bisnismu

Peran tim atau sumber daya manusia merupakan hal utama ketika kita membangun bisnis. Sayangnya, masih banyak yang belum bisa menjalankannya dengan baik,...

Artikel Terkait

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here