Jualan Online Saat Social Distancing dan Ramadhan, Begini Caranya!

Bismillah, halo gaes… Ini adalah tulisan pertamaku di Blog ombaldan.id ini. Entah kenapa tiba-tiba otak, hati, dan tanganku serasa kompak memaksaku untuk aktif menulis dan membuat blog pribadi kembali setelah beberapa tahun yang lalu saya sudah memutuskan istirahat.

Begitu lamanya menikmati masa istirahat ini, sampai-sampai bingung merangkai kata. Bahkan, tulisan ini membutuhkan waktu 5 hari baru bisa selesai. Waktu yang cukup lama untuk sebuah tulisan yang sangat biasa seperti ini.

Itu pun belum tentu ada yang baca.
Atau, kalaupun ada yang baca, mungkin gak tuntas. Ckckck..

Tapi, saya percaya kamu akan terus membaca tulisan ini karena sebentar lagi saya akan share bagaimana memanfaatkan masa social distancing atau istilah lebih tepatnya Physical Distancing ini untuk jualan online.

Oh iya, mungkin kamu belum terlalu tahu menahu tentang diriku, kamu bisa baca dulu sekilas tentang saya di sini. Cuma jangan terlalu dipandangin fotonya ya, khawatir nanti kamu jatuh cinta. Eaaa..

Oke, kembali ke topik…

Seperti yang kita tahu bahwa akibat wabah Covid-19, beberapa wilayah menerbitkan kebijakan meliburkan sekolah. Perusahaan pun banyak yang meminta karyawannya untuk kerja dari rumah atau bahasa bugisnya Work from Home (WFH).

Tentunya kebijakan yang seperti itu juga berdampak pada ekonomi masyarakat dong, bener gak? Terutama mereka yang hanya memanfaatkan keramaian untuk dapat mengais rezeki.

Jangankan di jalan, yang bekerja full online pun banyak yang kena dampaknya. Termasuk saya salah satunya.

Beberapa blog saya penghasilan Adsensenya menurun drastic sampai 59% dan untuk blog baru saya (bukan yang ini) sudah 1 Minggu saya daftarin Google Adsense berkali-kali tapi belum diapprove sampai sekarang. Ini buktinya:

Dampak corona jualan online dan adsense 2
Dampak corona jualan online dan adsense

So, daripada kamu bingung ngerjain apa atau bosan karena cuma bisa rebahan saja, mending kamu coba jualan online aja deh. Saya akan berbagi sedikit tips dan trik sederhana buat kamu di sini.

1. Menemukan Ide Produk

Banyak yang mengira kalau jualan online itu sebatas jual pakaian saja, jual sepatu, sendal, mukena, buku, atau obat herbal saja. Padahal masih sangat banyak jenis produk yang jarang atau belum pernah sama sekali ada yang menjualnya lewat online dan ada pasarnya.

Jadi produk apa yang bagus dijual om? Bagaimana caranya tahu kalau ada pembelinya?

Begini caranya…

Gunakan Google Trends

Di Google Trends kita dapat mencari tahu seberapa banyak orang mencari tema tertentu dan dari mana asal orang yang mencari tema tersebut.

Nah, caranya kita kita buka Google trends di alamat ini https://trends.google.co.id. Nanti akan muncul seperti ini:

Google trend 1 Cara Jualan Online Tanpa Modal

Jika kamu scroll lagi ke bawah, kamu akan menemukan tema yang sedang trend. Seperti ini:

Google trend 2 Cara Jualan Online Tanpa Modal

Jika kamu perhatikan gambar di atas, kamu akan melihat beberapa tema yang sedang trend lengkap dengan Volume pencariannya.

Nah, biasanya para blogger langsung tancap gas kalau sudah ketemu tema di sini. Dijadikan artikel atau jadi konten Video Youtube.

Lalu bagaimana yang jualan online, disitu kan gak ada barang dagangan yang muncul om?

Ya kalau emang gak ada, kita coba raba-raba dulu lah. Kira-kira produk apa yang ada hubungannya dengan tema yang ada di situ. Misal nih, dalam kasus di atas kita lihat ada tema tentang Ramadhan, tentu produk-produk yang relevan dengan tema itu ya seperti Mukena, Sarung, Peci, Baju Koko, Kue Lebaran, Sajadah, dan sebagainya.

Nah biar bisa kita lihat potensi marketnya, kita gunakan fitur “Explore Topic” di Google trend ini. Caranya, cari kolom ini:

Google trend 3 Cara Jualan Online Tanpa Modal

Nah, ketik saja misalnya mukena, baju muslim, dan baju koko. Tinggal klik “Add Comparison” di sebelah kanan. Untuk kasus ini hasilnya seperti ini:

Google trend 4 Cara Jualan Online Tanpa Modal

Gambar di atas menjelaskan bahwa “baju Muslim” memiliki trend pencarian lebih tinggi selama 12 bulan terakhir di banding yang lainnya. Dan jika kita scroll lagi ke bawah, kamu akan menemukan data tambahan.

Google trend 5

Gambar ini memberikan kita data bahwa kata kunci seperti Mukena dan kawan-kawannya tadi banyak dicari oleh pengguna internet yang berasal dari wilayah-wilayah itu.

Markijut, mari kita lanjut
Scroll lagi ke bawah, akan kamu temukan seperti ini:

Google trend 6

Nah, di bagian ini kamu akan menemukan frasa kunci turunan dari keyword utama tadi. Dan intinya adalah, sampai tahap ini, kamu sudah punya ide produk yang bisa kamu jual secara online dan marketnya-pun sudah cukup jelas.

Nah, biar produknya lebih spesifik, kita butuh trik tambahan, yaitu memanfaatkan fitur pencarian di Google.co.id

Menggunakan Google Search

Cara kedua yang harus kamu lakukan agar bisa menemukan ide produk yang lebih spesifik untuk bisa kamu jual di internet adalah menggunakan fitur pencarian di Google.

Jika selama ini kamu menggunakan Google untuk mencari artikel atau mencari barang dan jasa, sekarang coba deh gunakan untuk mencari ide produk.

Caranya buka dulu Google.co.id, lalu pada kolom pencarian ketikkan tadi Ide Produk yang sudah kita pilih di Google Trends. Misalnya, dalam kasus ini saya ambil Mukena. Maka saya ketik di Google kata “Mukena”.

Saat selesai mengetikkan kata “Mukena”, biasakan untuk tidak langsung menekan enter. Maka yang akan muncul seperti ini:

Google Search 1

Nah, sudah muncul berbagai jenis mukena. Kalau mau lebih spesifik lagi, tinggal spasi pilih kata terakhirnya, lalu spasi lagi. Misal, saya pilih Mukena Bali, saya tambahkan spasi di belakangnya. Munculnya seperti ini.

Google Search 2

Tuh, udah makin spesifik produknya. Tinggal kamu tentukan mau fokus jual mukena dengan satu varian saja atau mau jual berbagai jenis varian yang ada. Pilihannya kembali kepada kamu sob.

Nah, kalau sudah ketemu ide produknya, selanjutnya gimana om?

Ya jualan lah…

Lho saya kan gak punya produk om?

Oalaaah iya ya saya lupa, ckckck

2. Mencari Toko, Supplier, Produsen

Jadi, tadi kan kamu sudah tentukan produk apa yang kamu mau jual. Sekarang karena kamu tidak punya barangnya, tidak punya produknya, maka tugas kamu selanjutnya adalah mencari Toko atau Supplier yang mau dijualkan barangnya dengan cara Dropship.

Caranya bagaimana?

Paling gampang dan cepat sih langsung hunting di Marketplace, seperti Bukalapak, Tokopedia atau Shopee. Kamu buat akun dulu di sana, lengkapi data-data kamu dengan benar.

Jika sudah, carilah Supplier atau Toko yang menjual Mukena. Periksa Tokonya, lihat data-datanya, perhatikan testimoni pada setiap produknya.

Jika sudah OK, cobalah lakukan order di Toko itu hingga proses checkout. Tapi kamu jangan bayar dulu ya Haha. Tapi kalau bayar boleh gak om? Ya terserah, situ yang punya duit ckck

Misalnya nih, saya simulasi di Shopee, setelah checkout muncul seperti ini:

jualan online di Shopee

Iyes, kita jadi Dropshipper aja. Kita jualan online tanpa punya produk, tanpa modal. Modalnya yaa palingan modal HP kamu, Quota, dan Modal curcol.

Ya daripada di FB kamu banyak mengeluh, mending kamu buat status jualan. Betul gak?

3. Mulailah Berjualan…

Ide Produk sudah ada, supplier sudah ada, selanjutnya ya Jualan. Agar kamu bisa punya pembeli, maka kamu harus gelar dagangan kamu di pasar. Pasar paling ramai di Internet adalah Media Sosial.

Kamu bisa memanfaatkan Facebook dan Instagram…

Nah supaya kelihatan kalau kamu itu serius jualan, sebaiknya kamu pisahkan akun Pribadi kamu dengan Akun Jualan. Kenapa? Supaya produk yang kamu tawarkan bisa tepat sasaran..

Kan gak mungkin kamu jualan Mukena sementara friendlist kamu cowok semua, itupun cowok kere semua, jomblo lagi. Ups…

Cewek semua pun, belum tentu minat sama “Mukena Bali” misalnya. Karena, seperti yang sudah kita lihat datanya tadi dari google trends, ada wilayah-wilayah tertentu yang memang sangat tinggi minatnya terhadap produk tertentu.

Terus untungnya di mana om?

Belum jualan kok sudah mulai mikirin untung sih, dududu…

Jadi, di Marketplace tadi kan sudah ada harga barangnya tuh, bahkan mungkin lagi ada promo diskon juga misalnya, ya naikan aja harganya misal 10-20%, yaa yang wajarlah.

Bahkan di produk tertentu kamu bisa jual dengan margin 50-100%. Emang bisa? Bisalah. Banyak teman saya yang sukses dengan Bisnis Model kaya gini. Yang penting tahu caranya…

Baca Juga Sob:

Kesimpulan

Jadi agar kamu bisa segera jualan online, alurnya temukan dulu ide produknya dengan memanfaatkan Google Trends tadi. Jika sudah ketemu, gunakan pencarian google untuk menemukan produk yang lebih spesifik.

Setelah itu, manfaatkan marketplace untuk mencari dan menemukan Supplier. Jika sudah ada yang cocok, ya sudah langsung aja tawarkan produk kamu.

Adapun cara dan teknik yang lebih detailnya akan saya share di lain kesempatan. Semoga bermanfaat. Jangan segan-segan untuk share, karena bisa jadi ada teman kamu yang membutuhkan informasi ini.

Cukup dulu ya… Semoga bermanfaat
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1441H
Mohon Maaf jika ada salah kata

Om Baldanhttps://ombaldan.id
Halo, Saya Om Baldan. Saya seorang Ayah dari 3 Anak dan Suami dari Seorang Istri yang Penuh Cinta. Profesi saya sebagai Fulltime Internet Marketer dan Onlinepreneur yang juga masih terus belajar.

Tulisan Terbaru

Mengapa Domain Penting untuk Bisnis Kamu? Ini Alasannya!

Salah satu cara agar bisnis kamu siap menghadapi dan bisa bersaing di era digital seperti sekarang ini adalah dengan memiliki domain sendiri. Mengapa domain...

Apa yang Dimaksud dengan Investasi? Pahami Ini Sebelum Terlambat

Investasi adalah sebuah kata yang sudah umum dan sering kita dengar. Bahkan, istilah ini kadang juga digunakan pada hal-hal yang tidak berhubungan dengan finansial....

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online yang Wajib Kamu Tahu

Bisnis online adalah salah satu peluang bisnis yang banyak diminati saat ini. Namun, bisnis online juga bukanlah bisnis yang sempurna. Maka dari itu, kamu...

Cara Hapus Akun Instagram Secara Permanen dan Sementara

Jika kamu merasa jenuh dan perlu beristirahat dari media sosial seperti Instagram, kamu bisa menghapusnya kok, baik secara permanen atau sementara. Artikel kali ini...

Cara Membuat Link WA, Panduan Paling Lengkap Tahun Ini

Whatsapp adalah salah satu aplikasi chat yang sering digunakan penjual online dalam melayani konsumen. Demi kenyamanan konsumen, menggunakan Link Chat tentu menjadi solusi. Lalu...

Cara Investasi Emas di Pegadaian, Aman dan Mudah!

Kali ini saya ingin sedikit sharing tentang Cara investasi emas di Pegadaian. Bagi saya, emas termasuk salah satu instrumen investasi yang cukup menguntungkan dan...

Cara Membuat Laporan Keuangan Bagi Pemula, Sangat Mudah!

Laporan keuangan menjadi poin terpenting yang harus diperhatikan saat menjalankan bisnis. Dengan mengetahui cara membuat laporan keuangan, kamu bisa tahu kondisi finansial usahamu dalam...

Artikel Terkait

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here