Inilah Contoh Investasi Jangka Pendek yang Patut Kamu Coba

Kebutuhan hidup yang semakin menanjak, menggiring masyarakat untuk mengenal berbagai investasi. Salah satu contoh investasi jangka pendek di kalangan muda adalah membuat tabungan berjangka.

Tentu saja, jika melihat tabungan dengan periode tertentu tadi, dapat digunakan pada berbagai manfaat yang pas dengan anak muda, seperti travelling, study, atau menikah.

Contoh di atas hanyalah sekelumit investasi yang dikenal di tengah sektor keuangan dan penanaman modal, sebagai payung utama adanya investasi yang dikenal publik.

Jika menggali lebih dalam, masih banyak sektor investasi lain yang bisa dimanfaatkan untuk menyelamatkan aset di masa depan. Ingat, nilai uang saat ini akan berbeda dengan nilai uang di masa depan.

Ragam Investasi Menurut Waktu

Ragam Investasi Menurut Waktu

Melakukan penanaman modal yang juga dikenal sebagai berinvestasi, bisa dikelompokkan menurut lama penyimpanannya.

Jika telah disebutkan ada beberapa short-term investment, atau contoh investasi jangka pendek yang populer, hal itu berarti terdapat pula ragam lainnya, dan dapat dikategorikan sebagai longer-term investment.

Setiap model penanaman modal tadi, tentu mempunyai pola serta keuntungan yang dapat dipertimbangkan.

1. Short-Term Investment

Sebuah pilihan telah disebutkan di atas sebagai salah satu contoh short-term investment. Tabungan berjangka dikategorikan menjadi contoh investasi jangka pendek, karena uang yang disimpan bisa dicairkan kembali dengan waktu relatif singkat.

Melihat masa pengelolaan dananya, jenis investasi ini adalah pola pengelolaan dana dalam tempo paling lama setahun.

Beberapa manfaat memilih pola investment tersebut yaitu, setiap pemilik modal seolah mempunyai cadangan likuiditas dengan kondisi aman. Hanya selama maksimal setahun, kelolaan uang oleh lembaga keuangan dapat kembali menjadi uang tunai di rekening para pemodal.

Alhasil, investasi ini tidak terlalu merepotkan jika memiliki dana memerlukan cash, karena tidak ada effort lebih untuk menjual atau mencairkan.

2. Mid-Term Investment

Dikatakan mid-term karena pola penanaman modalnya memang berada di tengah dalam hal jangka waktu pengelolaannya. Lebih panjang ketimbang pola sebelumnya yang hanya berjangka setahun, karena pola ini akan mengendapkan uang investasi sampai dengan tempo 5 tahun.

Bagi sebagian orang, jangka tersebut tentu sangat panjang untuk membekukan sejumlah uang.

Namun demikian, dengan pola ini, dana kelolaan akan terbayar saat periode investasi berakhir, beserta tambahan bunga menggiurkan. Semuanya sesuai jika dibandingkan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menunggu kelolaan uang cair kembali ke rekening.

3. Long-Term Investment

Beberapa jenis investasi memerlukan jangka waktu lebih dari 5 tahun untuk dapat melihat margin keuntungan yang tebal. Dengan demikian, para investor juga harus memperhitungkan dengan cermat penggunaan dananya, karena hampir tidak mungkin mencairkan kelolaan dana sebelum jangka waktu berakhir.

Pada pola investasi jangka panjang ini, sebaiknya para investor menggunakan dana khusus atau yang akrab dengan sebutan ‘uang dingin’.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya resiko pada masa investasi, mengingat tidak semua investasi juga mengembalikan keuntungan sesuai harapan.

4 Contoh Investasi Jangka Pendek

Inilah Contoh Investasi Jangka Pendek

Melihat berbagai pola penanaman modal atau investment, beberapa di antaranya tergolong short-term investment. Banyak contoh yang dapat dipilih oleh pemilik dana, jika ingin membuat dana di dalam rekening semakin menguntungkan. Berikut beberapa contoh investasi jangka pendek, di tengah masyarakat:

1. Deposito Berjangka

Jika memiliki sejumlah uang di rekening tabungan, pihak perbankan biasanya akan mengelola database nasabah penyimpan uang tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena sebuah tujuan, yaitu pada nominal tertentu, uang tabungan dapat dipindahkan dan dialokasikan sebagai deposito berjangka, yang merupakan salah satu contoh investasi jangka pendek.

Khalayak umum tentu sangat mengenal karakteristik dari produk perbankan ini. Penempatan deposito ditawarkan mulai dari jangka waktu satu bulan, sampai setahun atau 12 bulan.

Selama jangka waktu tersebut, uang akan diendapkan dan tidak bisa ditarik oleh nasabah. Sebagai bukti menjadi seorang deposan atau pemilik deposito, seseorang akan mendapatkan bilyet deposito.

Bilyet tersebut berisikan informasi terkait akun yang dibentuk, mulai dari nama, nomor bilyet, jumlah penempatan, besaran bunga, serta jangka waktu penempatan. Pada akhir jangka waktu, pemilik dana akan menerima kembali menerima uang yang disimpan, beserta bunga sesuai dengan yang tercantum di dalam bilyet.

2. Logam Mulia

Faktanya masih ada sebagian masyarakat yang belum tahu kalau berinvestasi dalam bentuk perhiasan, akan beda dengan dalam bentuk logam mulia. Logam mulia atau dikenal juga sebagai emas batangan, bisa didapatkan di gerai-gerai penjual logam mulia.

Belakangan, logam mulia ini juga diperjualbelikan secara online, sehingga pembeli semakin mudah berinvestasi logam mulia ini.

Meskipun kebanyakan investor mengkategorikan logam mulia sebagai investasi jangka panjang, namun bukan berarti pol aini tidak akan menguntungkan jika dikelola dalam jangka pendek.

Secara umum, investasi dilakukan harus dengan maksud jelas. Membeli LM dan menjualnya segera, dapat dilakukan sepanjang ada maksud jelas serta memperhatikan dengan cermat kondisi market.

Baca Juga: Cara Investasi Emas di Pegadaian, Aman dan Mudah!

Sebuah trik bisa digali agar investasi emas jangka pendek tetap menguntungkan adalah, melihat fluktuasi harganya secara rutin.

Mempelajari cara menganalisa pasar yang mempengaruhi harga logam mulia, juga merupakan sebuah trik agar LM bisa segera di buy back dan tetap mendatangkan keuntungan.

3. Pola Pinjaman P2P

Meskipun memiliki nama ‘pinjaman’, namun pola ini juga merupakan model menanam modal dan bisa dipilih dalam waktu singkat. Program tersebut merupakan gebrakan dari pemerintah Indonesia, untuk meningkatkan laju UMKM sebagai penggerak roda perekonomian sektor riil.

Sehingga, para investor pun bisa mengambil peran, bukan hanya sebagai pengambil keuntungan investasi, tetapi juga membantu program pemerintah di sektor riil.

Jika menilik berbagai aplikasi yang tersebar di media sosial, sudah banyak sekali platform yang menawarkan program ini. para investor dapat bergabung menjadi peminjam modal para pelaku usaha kecil dan menengah, dalam jangka waktu yang ditentukan.

Asumsi bunga pinjaman pun tercantum di awal perjanjian, sehingga memudahkan untuk melakukan penghitungan proyeksi keuntungan.

Pinjaman ini nantinya akan disalurkan kepada para pengusaha UMKM yang membutuhkan modal.

Sementara itu, para pemilik modal hanya tinggal menunggu pencairan dananya saja, beserta tambahan bunga sesuai perjanjian di awal. Hanya dengan bermodal gadget, investasi ini dapat dilakukan dengan sangat mudah dan aman.

4. Reksadana

Banyak yang masih ragu untuk menginjakkan pilihannya pada investasi reksadana. Hal tersebut karena kesalah kaprahan tentang reksadana, yang sering disama artikan dengan saham. Padahal, keduanya merupakan pola berbeda. Reksadana cenderung aman untuk dipilih, terlebih pada jenis money market.

Calon investor dapat menggali informasi dengan detail pada lembaga manajemen investasi, tentang ragam reksadana yang aman dan pasti kembali modal.

Terdapat beberapa jenis reksadana lainnya yaitu reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran. Investor bisa juga memilih perusahaan BUMN sebagai manajemen investasinya, jika menginginkan jaminan keamanan berinvestasi.

Berbagai pola penanaman modal termasuk di dalamnya contoh investasi jangka pendek sebenarnya umum dikenal oleh masyarakat. Akan tetapi, tidak sedikit masyarakat merasa ragu ketika memilihnya.

Baca Juga:

Tipsnya adalah, pastikan menyimpan dana investasi di lembaga bonafid, kredibel, serta terdaftar resmi. Calon investor bisa mencari daftarnya melalui web resmi Otoritas Jasa Keuangan, sebagai pengawas bidang keuangan dan investasi.

Mau Belajar Bikin Website Sendiri dan Menghasilkan Uang dari Website Kamu? Sangat Cocok untuk Pemula yang Tidak paham pemrograman dan tidak punya background IT.

KLIK DI SINI UNTUK JOIN

Om Baldanhttps://ombaldan.id
Halo, Saya Om Baldan. Saya seorang Ayah dari 3 Anak dan Suami dari Seorang Istri yang Penuh Cinta. Profesi saya sebagai Fulltime Internet Marketer dan Onlinepreneur yang juga masih terus belajar.

Artikel Terkait

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here