Cara Investasi Emas di Pegadaian, Aman dan Mudah!

Kali ini saya ingin sedikit sharing tentang Cara investasi emas di Pegadaian. Bagi saya, emas termasuk salah satu instrumen investasi yang cukup menguntungkan dan memiliki keunggulan tersendiri.

Saya sendiri memulai berinvestasi emas sejak akhir Tahun 2015 yang mana pada saat itu harga emas berkisar Rp. 500.000 per gram. Dan saya merutinkan membeli emas batangan 1 gram setiap bulannya.

Nah, sekarang coba dihitung, kira-kira berapa total emas saya hari ini? Dan dengan harga rata-rata emas Tahun 2020 ini berkisar Rp. 900.000 per gram, maka kira-kira berapa kenaikan nilai investasi emas saya hari ini?

Tentu angkanya sudah lumayan kan?

Sayangnya, saya hanya bisa rutin membeli emas selama 1,5 Tahun saja, karena pada sekitar tahun 2017 saya mengalami masalah keuangan, efek setelah rentetan masalah mulai dari usaha bangkrut, ruko disita, yang akhirnya memaksa saya harus menjual kembali emas tadi, karena kebutuhan yang sudah sangat mendesak dan darurat.

Cara Investasi Emas di Pegadaian dengan emas batangan
Foto: Kenangan Masa Lalu saat Masih Rutin Nabung Emas Kepingan

Oke, kita tinggalkan cerita kelam saya… hehe

Investasi emas ini sangat cocok dijadikan sebagai alternatif bagi kamu yang baru saja mau memulai berinvestasi. Sebab, masih banyak orang yang belum tahu jika Pegadaian membuka layanan investasi emas.

Lalu, apa saja produk investasi emas yang ditawarkan oleh Pegadaian? Simak penjelasannya di bawah ini:

Cara Investasi Emas di Pegadaian

Cara Investasi Emas di Pegadaian 24

Jika kamu ingin berinvestasi emas tetapi tidak punya cukup uang, maka bisa mengikuti program Tabungan Emas Pegadaian.

Dilansir dari situs Pegadaian, Tabungan Emas merupakan layanan penitipan saldo emas yang memudahkan kamu dalam berinvestasi.

Berikut ini adalah beberapa cara investasi emas yang ditawarkan oleh Pegadaian:

1. Emas Batangan Mulia

Mulia menjadi salah satu layanan penjualan emas batangan yang menawarkan proses mudah. Selain itu, emas batangan ini bisa kamu miliki dengan berbagai cara, seperti secara tunai (Mulia Tunai), angsuran (Mulia Personal), dan Arisan (Mulia Arisan).

Jika kamu memilih Mulia Tunai, maka bisa membeli emas batangan secara tunai melalui jaringan Pegadaian Galeri 24.

Kamu juga bisa memilih emas batangan dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kg dan bersertifikat LBMA/SNI.

Sedangkan untuk Mulia Personal, kamu bisa memperoleh emas batangan dengan cara mengangsurnya. Nantinya, kamu diharuskan membayar uang muka sebesar 15% sampai 90% dari harga yang sudah ditentukan.

Selain itu, kamu juga bisa memilih jangka waktunya, yakni 3, 6, 12, 18, 24, dan 36 bulan.

Emas batangan mulia ini tersedia di outlet Pegadaian. Untuk pembayarannya, kamu bisa mengangsur melalui outlet itu sendiri, lewat aplikasi Pegadaian Digital, Internet Banking, Mobile Banking, dan ATM.

Sementara itu, Mulia Arisan mengharuskan kamu untuk membentuk kelompok yang beranggotakan minimal enam orang. Setiap orang harus membayar uang muka sebesar 10% hingga 15% dari harga emasnya.

Selanjutnya, setiap anggota juga diharuskan membayar angsuran per bulannya. Nantinya, setiap bulan akan dilakukan pengundian untuk menentukan anggota yang akan mendapatkan satu keping emas.

2. Tabungan Emas Pegadaian

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, Tabungan Emas merupakan layanan penitipan saldo emas yang memudahkan kamu untuk berinvestasi emas secara aman, mudah, dan terpercaya.

Jika kamu ingin membuka rekening Tabungan Emas, maka bisa menyiapkan KTP/Paspor dan datang ke outlet/agen Pegadaian. Setelah itu, kamu bisa mengisi formulir permohonan untuk membuka rekening Tabungan Emas.

Cara menabung emas (top up) bisa dilakukan melalui outlet Pegadaian, Aplikasi Pegadaian Digital, ATM, dan Agen Pegadaian. Transaksi top up tersebut dimulai dari 0,01 gram.

Jika saldo emas sudah terkumpul, maka nantinya bisa dicetak menjadi emas batangan seperti jenis Antam atau UBS  dengan pilihan ukuran: 1, 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 gram. Untuk mencetak emasnya, prosesnya bisa dilakukan mulai dari bentuk kepingan 1 gram.

Tapi, kalau mau cepat dan praktis kamu bisa memanfaatkan Aplikasi Pegadaian Digital terlebih dahulu. Caranya akan saya jelaskan di bagian terakhir artikel ini, ya.

3. Konsinyasi Emas Pegadaian

Konsinyasi Emas adalah skema investasi untuk memanfaatkan emas yang kamu miliki dengan cara titip jual. Nantinya, emas kamu akan dititipkan di Pegadaian dan dijual kembali.

Selanjutnya, Pegadaian akan memesan emas penggantinya lagi dengan berat dan kadar yang sama. Jadi, emas kamu akan tetap utuh namun bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Minimal ukuran emas yang bisa dititipkan di Pegadaian adalah 5 gram. Sedangkan untuk pembagian hasil keuntungannya, pemilik emas akan mendapatkan ⅓ dan pegadaian sebesar ⅔.

Persyaratan untuk mengikuti Konsinyasi Emas Pegadaian adalah menyiapkan fotokopi KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku, kwitansi pembelian emas, dan mengisi dokumen pengajuan konsinyasi serta dua lembar materai Rp. 6.000. Program ini berlaku di seluruh outlet Galeri 24 di Indonesia.

Persyaratan Membuka Tabungan Emas di Pegadaian

Persyaratan Membuka Tabungan Emas di Pegadaian

Buat kamu yang ingin membuka tabungan emas di Pegadaian, maka caranya sangat mudah. Sebab, kamu bisa membukanya secara online dan offline. Berikut ini adalah syarat membuka Tabungan Emas:

1. Datang ke Kantor/Agen Pegadaian dan Online

Jika ingin membuka rekening Tabungan Emas, maka kamu hanya perlu datang ke kantor/agen Pegadaian. Selain itu, cara investasi emas di Pegadaian onlinebisa dilakukan melalui aplikasi Pegadaian Digital.

2. Mengisi Formulir Pembukaan Rekening

Persyaratan yang wajib kamu penuhi untuk membuka rekening Tabungan Emas adalah menyiapkan KTP/Paspor. Setelah itu, kamu hanya tinggal mengisi formulir pembukaan rekening Tabungan Emas saja.

3. Biaya Administrasi

Setelah mengisi formulir pembukaan rekening, kamu bisa membayar biaya administrasi sebesar Rp10.000 saja dan biaya titipan untuk satu tahun sebesar Rp30.000.

4. Mendapatkan Buku Tabungan Emas

Jika seluruh pembayaran sudah selesai, nantinya kamu akan menerima Buku Tabungan Emas. Dengan adanya buku tersebut, kamu sudah bisa melakukan pembelian Tabungan Emas mulai dari 0,01 gram.

Keuntungan Berinvestasi di Tabungan Emas Pegadaian

Keuntungan Berinvestasi di Tabungan Emas Pegadaian

Saat ini, Tabungan Emas Pegadaian terus diminati. Sebab, program tersebut menjadi solusi berinvestasi emasyang aman dan terpercaya. Bahkan, Tabungan Emas juga memberikan berbagai keuntungan bagi para nasabahnya, yaitu:

1. Langsung Dikonversi Menjadi Emas

Tabungan Emas memang memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi emas. Jadi, kamu bisa membeli emas mulai dari 0,01 gram dengan harga terjangkau.

Hal tersebut terbilang cukup menguntungkan, karena pecahan emas batangan paling kecil yang bisa dibeli di toko emas fisik adalah 1 gram yang saat artikel ini ditulis harganya mencapai sekitar Rp. 950.000.

Jika mengikuti program Tabungan Emas, kamu bisa menabung emas dari ukuran yang kecil. Jika menabung secara rutin, maka tabungan emas milikmu akan semakin bertambah.

2. Tidak Terkena Inflasi

Menabung emas memungkinkan kamu untuk menikmati segudang manfaat investasi yang lebih tinggi dibanding menabung uang. Sebab, nilai uang yang kamu tabung bisa terkena inflasi.

Hal itu mengakibatkan nilai yang uang yang kamu miliki tidak lagi sebesar seperti saat pertama kali menabung. Jika menabung emas, maka ada keuntungan yang diperoleh dari kenaikan harga emas. Lalu, bisa menutup inflasi yang terjadi.

Sebab, nilai emas akan selalu meningkat setiap tahunnya. Jika dihitung secara rata-rata, kenaikan harga emas bisa mencapai 6,38% per tahunnya atau 25,64 persen dalam kurun waktu empat tahun.

Pada 2018 lalu, harga emas batangan adalah Rp. 626.186. Sementara untuk tahun ini, harga batangan emas sudah mencapai sekitar Rp. 1.000.000 per gramnya.

3. Tabungan Emas Lebih Aman

Saat menabung emas di Pegadaian, kamu tidak perlu khawatir lagi. Sebab, emas yang sudah kamu beli akan disimpan. Tentunya, menyimpan emas di rumah tidak akan aman.

Sebetulnya, kamu bisa saja menitipkan emas batangan di deposit box yang ditawarkan oleh sejumlah bank. Namun, biaya sewanya tidak murah. Biaya sewa deposit box untuk ukuran paling kecil selama 12 bulan adalah sekitar Rp. 200.000.

Kamu bisa membandingkannya dengan biaya sewa titip emas di Pegadaian, yaitu hanya sebesar Rp30.000 saja per tahunnya. Aman dan terpercaya, kan?

4. Bisa Ditarik dalam Bentuk Emas Batangan

Jika ingin mendapatkan emas batangan, kamu bisa mencetaknya dengan berbagai pilihan keping, yaitu:

  • 5 gram
  • 10 gram
  • 25 gram
  • 50 gram
  • 100 gram

Kamu bisa membayar biaya cetaknya sesuai kepingan yang diinginkan. Hingga saat ini, proses permohonan cetak Tabungan Emas hanya bisa dilakukan melalui outlet pembuka rekening.

Sayangnya, proses tersebut bisa memakan waktu yang cukup lama, yakni sekitar satu bulan hingga emas batangannya didistribusikan ke outlet. Hal ini menjadi salah satu kekurangan Tabungan Emas Pegadaian.

5. Saldo Tabungan Emas Bisa Dijual atau Digadai

Jika kamu membutuhkan uang tunai, maka saldo Tabungan Emas kamu bisa dijual kembali di outlet Pegadaian minimal satu gram atau lewat aplikasi Pegadaian Digital.

Minimal saldo rekening untuk jual kembali atau transfer adalah 0,1 gram. Sementara itu, biaya transaksi lewat aplikasi Pegadaian Digital akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp2.500.

Kalau saya pribadi sih, sukanya gadai saja, supaya besok-besok ketika sudah punya dana lagi untuk membeli, kita tinggal tebus saja dan mengikuti harga pada saat kita gadaikan. Pada saat gadai, saldo tabungan kita akan menjadi Saldo Blokir sesuai dengan jumlah emas yang kita gadai.

Nantinya, kamu bisa cek saldo Tabungan Emas Pegadaian melalui aplikasi Pegadaian Digital atau melalui outlet Pegadaian langsung.

Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan

Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan

Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang menawarkan keuntungan melimpah. Meski lebih aman, namun kamu harus tetap memperhatikan beberapa hal agar terhindar dari kesalahan saat berinvestasi emas.

1. Tidak Mengecek Kemurnian Emas

Saat berinvestasi emas batangan khususnya, maka kamu akan mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran. Sebaiknya, kamu membeli emas murni dalam bentuk batangan untuk berinvestasi. Hal itu bertujuan agar kamu terhindar dari kesalahan investasi emas.

2. Tidak Memiliki Tempat Penyimpanan yang Aman

Emas menjadi logam mulia yang mudah dibawa ke mana saja. Tentunya, hal tersebut membuat emas lebih berisiko dicuri oleh orang lain. Saat berinvestasi emas, kamu harus memiliki tempat penyimpanan yang aman, seperti bank atau Pegadaian.

Solusinya adalah kamu bisa melakukan cara beli emas di Pegadaian Digital tanpa harus menyimpan emas fisik. Hal ini tentunya lebih aman, karena mengurangi potensi emas batangan dicuri oleh orang lain.

3. Terburu-buru Membeli Emas

Kesalahan investasi lainnya adalah terburu-buru saat membeli emas. Sebelum membeli emas, sebaiknya kamu bandingkan harganya terlebih dahulu di tempat yang terpercaya.

Jangan sampai kamu mengalami kerugian karena adanya penjual emas yang menaikkan harganya. Hal ini sangat penting dilakukan, terutama bagi kamu yang tidak melihat pergerakan harga emas.

4. Menentukan Tujuan yang Salah

Jangan sampai kamu membeli emas hanya untuk dijadikan sebagai ajang pamer. Jika ingin mendapatkan keuntungan di masa mendatang, maka bisa membeli emas dalam bentuk batangan.

Membeli emas batangan memang lebih menguntungkan, karena kamu tidak dikenakan biaya pembuatan saat ingin menjualnya. Jenis emas batangan berkualitas yang bisa kamu pilih adalah Antam yang tersedia di Pegadaian atau Butik Antam.

Kamu bisa menyimpan emas batangan setidaknya dalam waktu dua tahun supaya mendapatkan return yang lebih baik. Sebagai instrumen investasi jangka panjang, keuntungan dari emas bisa dilihat setelah lima tahun.

5. Tidak Memantau Pergerakan Harga Emas

Pergerakan harga emas memiliki peran yang sangat penting saat kamu ingin membeli atau menjualnya. Sebagai seorang investor, kamu harus membeli emas dalam harga yang rendah, kemudian menjualnya kembali saat harganya naik.

Panduan Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Cara yang paling praktis dan cepat untuk bisa memulai investasi emas di pegadaian yaitu melalui aplikasi pegadaian digital. Cukup dengan 3 langkah saja kamu sudah bisa memiliki tabungan emas di pegadaian. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Download dan Install Aplikasi Pegadaian Digital di HP Kamu

Panduan Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Buka Playstore (Android)/AppStore (IoS), cari aplikasi Pegadaian Digital. Jika sudah ketemu langsung saja diinstal. Setelah selesai Install, silahkan buka saja aplikasinya, sehingga muncul tampilan pada gambar (nomor 2).

Klik saja “Lewati” yang ada pada pojok kanan atas, sehingga kamu akan diarahkan langsung ke tampilan baru seperti gambar. (nomor 3). Langsung saja klik “Registrasi” yang ada pada bagian bahwa Form.

2. Daftar, Isi Data Kamu secara lengkap, Verifikasi Email serta Nomor HP

Cara Daftar Tabungan Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Pada bagian ini (gambar 4), kamu isi nama sesuai nama kamu di KTP, Nomor HP yang kamu gunakan dan email kamu yang aktif. Jika sudah, klik tombol “Selanjutnya”.

Setelah itu, tunggu SMS yang berisi kode OTP, lalu masukkan kode tersebut pada kotak yang disediakan (lihat gambar 5). Jika Sudah, klik “Lanjutkan”.

Nah, pada gambar selanjutnya (nomor 6) buatlah password yang mudah kamu hafal dan memenuhi 3 kriteria yang sudah ditetapkan. Oh iya, password ini kamu gunakan untuk login ke aplikasi nantinya. Jika Sudah, klik “Daftar”.

Jangan lupa cek email kamu juga, dan klik “Verifikasi Email” untuk memastikan bahwa memang kamu sendirilah yang mendaftarkan email kamu di aplikasi tersebut.

3. Buka Tabungan Emas Kamu

Cara Buka Tabungan Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Saat pertama kali masuk ke akun kamu, akan muncul tampilan awal dashboard kamu seperti yang nampak di gambar (nomor 8). Di situ kamu akan melihat harga emas per hari ini, dan menu-menu lainnya seperti Beli Emas, Gadai, Cicil Emas, dan sebagainya.

Untuk memulai membuka Tabungan Emas kamu, langsung aja klik tombol “Buka Tabungan Emas”.

Nanti akan berpindah ke halaman Formulir pembukaan Tabungan (gambar nomor 9). Isi sesuai data kamu yang sebenarnya. Lalu klik “Selanjutnya”.

Setelah itu, akan muncul Peta Cabang/Outlet Pegadaian, cari dan pilih saja outlet terdekat dari tempat kamu tinggal.

Di Sini kamu bisa langsung membuka Tabungan kamu dengan setoran awal Rp. 50.000 saja (gambar 10). Sebelum klik tombol selanjutnya, pastikan dulu centang kotak “Syarat dan Ketentuan” ya.

Pada halaman berikutnya, akan muncul beberapa pilihan metode pembayaran atau topup. Silahkan sesuaikan dengan kebiasaan kamu bertransaksi online. Ikuti saja panduan yang diberikan, karena di bagian ini ada penjelasan step by step cara melakukan pembayaran.

Kamu juga akan mendapatkan panduannya di email kamu, kamu tinggal ikuti saja sesuai petunjuk yang ada. Jika sudah transfer, kamu tinggal menunggu dana kamu tervalidasi, nantinya akan ada juga notifikasi di Aplikasi dan Email kamu jika sudah Berhasil.

Baca juga: Aplikasi Jenius; Cara Mudah dan Aman untuk Menabung dan Investasi

Oh iya, agar kamu bisa memanfaatkan fitur transaksi Gadai, Jual, dan Transaksi lainnya yang ada di aplikasi pegadaian digital kamu, maka kamu harus ke outlet Pegadaian memverifikasi data kamu dengan membawa KTP dan HP yang sudah kamu Install Aplikasinya.

Setelah pihak Pegadaian memverifikasi data kamu, kamu bisa mengambil Buku Tabungan kamu juga sekaligus pada saat itu.

Kesimpulan

Investasi emas memang sangat menguntungkan dan minim risiko. Akan tetapi, sebelum berinvestasi emas, sebaiknya kamu memahami terlebih dahulu apa saja yang harus dipersiapkan. Selain itu, kamu harus berhati-hati dengan penipuan program Tabungan Emas yang marak terjadi di Internet.

Itulah cara investasi emas di Pegadaian yang bisa kamu lakukan. Pastikan kamu telah memenuhi seluruh persyaratan dan memantau pergerakan harga emas. Hal itu dilakukan supaya kamu bisa mendapatkan return yang baik dan tidak merugi.

Om Baldanhttps://ombaldan.id
Halo, Saya Om Baldan. Saya seorang Ayah dari 3 Anak dan Suami dari Seorang Istri yang Penuh Cinta. Profesi saya sebagai Fulltime Internet Marketer dan Onlinepreneur yang juga masih terus belajar.

Artikel Terkait

Leave A Reply

Please enter your comment!